Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Puskesmas Kelurahan Cipinang Cempedak Tahun 2017

Virgiatusiawati, Dwi (2017) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Puskesmas Kelurahan Cipinang Cempedak Tahun 2017. Bachelor thesis, Universitas Binawan.

[img] Text
GIZI-2017-DWI VIRGIATUSIAWATI 1repo.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Secara nasional cakupan pemberian ASI Eksklusif 0-6 bulan di Indonesia mengalami fluktuasi dalam empat tahun terakhir, menurut data Susenas tahun 2009 cakupan ASI Eksklusif sebesar 34%, tahun 2010 menunjukkan baru 33,6%, tahun 2011 angka itu naik menjadi 42% dan menurut SDKI tahun 2012 cakupan ASI Eksklusif sebesar 27%. Sementara itu, berdasarkan laporan dinas kesehatan provinsi tahun 2013 cakupan pemberian ASI Eksklusif pada bayi 0-6 bulan di DKI Jakarta sebesar 62,7%. Tujuan : Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kelurahan Cipinang Cempedak tahun 2017. Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi berjumlah 185 orang dan sampel sebanyak 79 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan responden yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 72,2%, 51,9% berumur > 30 tahun, 78,5% berpendidikan tinggi, 59,5% ibu tidak bekerja, 82,3% berpengetahuan tinggi, 92,4% bersikap positif terhadap pemberian ASI dan 84,8% ibu dengan status gizi normal. Faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif adalah pendidikan ibu (p = 0,009) dan status gizi ibu (p = 0,000). Faktor yang tidak berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif adalah umur ibu (p = 0,770), status pekerjaan ibu (0,137), pengetahuan ibu (0,469) dan sikap ibu (0,755). Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan responden yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 72,2%, 51,9% berumur > 30 tahun, 78,5% berpendidikan tinggi, 59,5% ibu tidak bekerja, 82,3% berpengetahuan tinggi, 92,4% bersikap positif terhadap pemberian ASI dan 84,8% ibu dengan status gizi normal. Perlu diberikan informasi tentang pentingnya memberikan ASI eksklusif kepada bayi umur 0-6 bulan, sejak ibu memeriksakan kehamilannya sampai bayi lahir dan peningkatan upaya pencegahan pemberian susu formula.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Additional Information: Pembimbing: Gusti Kumala Dewi, MARS
Uncontrolled Keywords: ASI Eksklusif, Status Gizi, Pengetahuan, Pendidikan
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Depositing User: Cambari
Date Deposited: 11 May 2020 07:53
Last Modified: 11 May 2020 07:53
URI: http://repository.binawan.ac.id/id/eprint/631

Actions (login required)

View Item View Item