Alfiah Sari, Marthasyah (2021) GAMBARAN TINGGI BADAN IBU, PENGETAHUAN DAN ASUPAN MAKAN PADA BALITA STUNTING DI KELURAHAN JATISAMPURNA KOTA BEKASI TAHUN 2019. Bachelor thesis, UNIVERSITAS BINAWAN.
|
Text
GIZI-2021-Marthasyah Alfiah Sari.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
Marthasyah Alfiah16072025.pdf Restricted to Repository staff only Download (322kB) |
Abstract
Latar Belakang: Secara global, sekitar 162 juta anak balita terkena stunting. Menurut Kemenkes RI tahun 2014 yang dilakukan oleh Pemantauan Status Gizi (PSG) prevalensi balita stunting cenderung tinggi, dimana terdapat 8,5% balita sangat pendek dan 19,0% balita pendek. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi tinggi badan ibu, pengetahuan dan asupan makan terhadap kejadian stunting di kelurahan jatisampurna kota bekasi tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 ibu balita yang memiliki balita usia 24-48 bulan. Pengumpulan data meliputi pengisian kuesioner. Hipotesa dianalisis dengan uji chi- square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa stunting pada balita dengan kategori sangat pendek berjumlah 28 responden (43,1%). Ibu yang memiliki tinggi badan pendek berjumlah 40 responden (61,5%). Ibu yang memiliki pengetahuan terkait gizi rendah berjumlah 50 responden (41,5%). Asupan makan kurang (energi) berjumlah 31 responden (47,7%), sedangkan asupan makan balita lebih berjumlah 31 responden (47,7%). Asupan makan kurang (protein) berjumlah 7 responden (10,8%), sedangkan asupan makan balita lebih berjumlah 47 responden (72,3%). Asupan makan kurang (lemak) berjumlah 28 responden (10,8%), sedangkan asupan makan balita lebih berjumlah 34 responden (52,3%). Asupan makan kurang (karbohidrat) berjumlah 39 responden (60%), sedangkan asupan makan balita lebih berjumlah 24 responden (36,9%). Kesimpulan: Jumlah stunting balita terbanyak pada balita pendek memiliki 37 responden (56,9%). Pada tinggi badan ibu yang mempunyai jumlah terbanyak yaitu < 150 cm (pendek) 40 responden (61,9%). Pada pengetahuan ibu terkait gizi yang mempunyai jumlah terbanyak yaitu kategori rendah memiliki 50 responden (76,9%). Pada asupan makan balita (energi) yang mempunyai jumlah terbanyak kategori kurang dan lebih memiliki 31 responden (47,7%). Pada asupan makan balita (protein) yang mempunyai jumlah terbanyak kategori lebih memiliki 47 responden (72,3%). Pada asupan makan balita (lemak) yang mempunyai jumlah terbanyak kategori lebih memiliki 34 responden (52,3%). Pada asupan makan balita (karbohidrat) yang mempunyai jumlah terbanyak kategori kurang memiliki 39 responden (60%). Kata Kunci: Asupan makan balita (energi, protein, lemak dan karbohidrat), pengetahuan ibu terkait gizi, tinggi badan ibu. Toddler's eating intake (energy, protein, fat and carbohydrates), maternal knowledge related to nutrition, maternal height
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Depositing User: | Cambari |
| Date Deposited: | 19 Jan 2023 07:34 |
| Last Modified: | 18 Jul 2025 04:48 |
| URI: | http://repository.binawan.ac.id:443/id/eprint/2719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
